Category Pengetahuan

Doa Bercermin

Bagi mereka yang tidak cantik, mereka terkadang menjadi depresi dan cenderung rendah diri dan kurang bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan. Sumber : suhupendidikan.com

Dan lupakan bahwa masih banyak orang yang memiliki kondisi fisik jauh lebih tidak sempurna daripada dirinya.

Bagaimana cara mengatasi perasaan tidak percaya ini?

Dalam ajaran Islam ada doa yang diajarkan oleh Nabi ketika kami sedang bercermin di depan cermin. Doa specular dapat menjadi terapi untuk rasa percaya diri yang lebih besar.
Bacaan doa khusus

Doa untuk refleksi singkat

Bacaan doa cermin Arab

Pelajari lebih lanjut كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ
Bacaan doa tercermin dalam bahasa Latin

“Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii”.
Arti dari doa yang direfleksikan

“Ya Allah, ketika Anda mencampur ciptaan saya, begitu baik karakter saya”, (HR.Bazzar).

Atau Anda dapat membaca doa yang lebih spekulatif atau doa lengkap seperti berikut ini.
Bacaan doa specular lengkap

Doa-Renungan-Lengkap
Lengkap bacaan doa arab specular

اللَّهُمَّ حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي وَحَرِّمْ وَجْهِي عَلَى النَّارِ
Lengkap bacaan doa arab specular

“Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassan khuluqii wa harrim wajhii allannaari”.
Arti doa specular

“Ya Allah, karena kamu telah menciptakan aku dengan baik, begitu baik karakterku, dan mengubur wajahku melawan neraka.” (HR. Bazzar).

Mungkin doa ini sepertinya singkat dan mudah. Bahkan, dia menyimpan pesan yang sangat mendalam. Jika kita dapat memahami isinya, kita akan mencapai efek positif yang luar biasa.
Arti doa specular

Doa Bercermin

Dari doa yang tercermin di atas, ada arti yang berbeda dari doa yang tercermin yang terkandung dalam bacaan.

  1. Dalam bacaan “Allahumma kamaa memiliki anta khalqi …”

Dalam bacaan “Allahumma kamaa memiliki anta khalqi …” (اَللّٰهُمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ) yang berarti “Ya Tuhan, bagaimana Anda mencampurkan ciptaan saya”.

Jika kita perhatikan baik-baik, kalimat ini sebenarnya adalah pernyataan yang berisi makna syukur dan membutuhkan syukur.

Ini bisa dilihat dari frasa “Bagaimana Anda membakar Ciptaan saya”. Ketika Anda mengekspresikan kalimat itu, Anda adalah orang yang yakin dengan Anda dan Anda diminta untuk percaya bahwa penampilan Anda di cermin adalah wajah yang cantik, cantik dan tampan.

Keyakinan seperti ini akan mengharuskan Anda untuk bersyukur atas bentuk fisik yang Anda miliki. Anda cenderung melihat orang-orang yang bentuk fisiknya di bawah Anda dan mencari poin positif dan kekuatan dari bentuk fisik yang Anda miliki.

Dengan rasa percaya diri seperti itu, Anda akan diundang dan dibimbing untuk menjadi orang yang selalu percaya diri, tidak mengeluh atau pesimis terhadap penampilan yang dimilikinya.

Anda akan puas dan bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda. Karena sungguh, Allah menciptakan manusia dengan bentuk dan ciptaan terbaik.

Allah berfirman dalam surat Alquran dalam ayat 3 Taghaabun:

خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضَ بِالۡحَقِّ وَ صَوَّرَکُمۡ فَاَحۡسَنَ صُوَرَکُمۡ ۚ وَ اِلَیۡہِ الۡمَصِیر

Ini berarti:

“Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak, dia membuat gambar kamu dan menghaluskan gambar kamu dan hanya kepada Allah. Kembali (mu).” (Sura At-Taghaabun ayat 3).

Ketahuilah bahwa setiap individu secara substansial dalam keadaan unik. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang unik baginya.

Ada yang dibuat kulit hitam, putih, merah, abu-abu, oranye dan albino. Ada bentuk rambut lurus, ikal besar, ikal kecil, keriting, kasar, halus. Ada yang bibirnya tebal, tipis, lebar dan ada pula yang mengerut.

Hidungnya tajam dan ada yang pesek. Ada mata besar dan ada yang miring. Ada bentuk wajah bulat, elips, oval dan sebagainya.

Menjadi unik dan berbeda satu sama lain, setiap orang dapat menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Di sinilah nilai keindahan akan terlihat.

Untuk terlihat cantik, Anda tidak harus meniru bentuk atau kebiasaan orang lain.

Apa yang salah dengan kulit hitam atau coklat?

Sebaliknya, fokuslah pada kekurangan dan cari bagian-bagian tubuh yang dianggap tidak sempurna. Lebih baik untuk menemukan bagian-bagian wajah atau fisik Anda yang menjadi ciri atau menonjolkan karakter Anda.

Pelajaran makna-doa

  1. Dalam membaca “… Fa’ahsin khuluqii …”

Selanjutnya, dalam doa itu kami meminta kepada Allah dengan membaca “… Fa’ahsin khuluqii …” (فَحَسِّـنْ لُقِـيْ). Itu berarti “Jadi, bagus untuk karakter saya”.

Frasa doa ini masih terkait dengan kalimat pertama. Perbedaannya adalah bahwa jika yang pertama menunjukkan aspek fisik, yang kedua menunjukkan aspek non-fisik. Jika yang pertama mengacu pada wajah yang terlahir, yang kedua mengarah ke wajah yang dalam.

Read More